1Orang yang sabar melebihi seorang pahlawan, orang yang menguasai dirinya, melebihi orang yang merebut kota."
2Undi dibuang di pangkuan, tetapi setiap keputusannya berasal dari pada TUHAN."
3Lebih baik sekerat roti yang kering disertai dengan ketenteraman, dari pada makanan daging serumah disertai dengan perbantahan."
4Budak yang berakal budi akan berkuasa atas anak yang membuat malu, dan akan mendapat bagian warisan bersama-sama dengan saudara-saudara anak itu."
5Kui adalah untuk melebur perak dan perapian untuk melebur emas, tetapi Tuhanlah yang menguji hati."

6Orang yang berbuat jahat memperhatikan bibir jahat, seorang pendusta memberi telinga kepada lidah yang mencelakakan."
7Siapa mengolok-olok orang miskin menghina Penciptanya; siapa gembira karena suatu kecelakaan tidak akan luput dari hukuman."
8Mahkota orang-orang tua adalah anak cucu dan kehormatan anak-anak ialah nenek moyang mereka."
9Orang bebal tidak layak mengucapkan kata-kata yang bagus, apalagi orang mulia mengucapkan kata-kata dusta."
10Hadiah suapan adalah seperti mestika di mata yang memberinya, ke mana juga ia memalingkan muka, ia beruntung."

11Siapa menutupi pelanggaran, mengejar kasih, tetapi siapa membangkit-bangki perkara, menceraikan sahabat yang karib."
12Suatu hardikan lebih masuk pada orang berpengertian dari pada seratus pukulan pada orang bebal."
13Orang durhaka hanya mencari kejahatan, tetapi terhadap dia akan disuruh utusan yang kejam."
14Lebih baik berjumpa dengan beruang betina yang kehilangan anak, dari pada dengan orang bebal dengan kebodohannya."
15Siapa membalas kebaikan dengan kejahatan, kejahatan tidak akan menghindar dari rumahnya."

16Memulai pertengkaran adalah seperti membuka jalan air; jadi undurlah sebelum perbantahan mulai."
17Membenarkan orang fasik dan mempersalahkan orang benar, kedua-duanya adalah kekejian bagi TUHAN."
18Apakah gunanya uang di tangan orang bebal untuk membeli hikmat, sedang ia tidak berakal budi?"
19Seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu, dan menjadi seorang saudara dalam kesukaran."
20Orang yang tidak berakal budi ialah dia yang membuat persetujuan, yang menjadi penanggung bagi sesamanya."

21Siapa suka bertengkar, suka juga kepada pelanggaran, siapa memewahkan pintunya mencari kehancuran."
22Orang yang serong hatinya tidak akan mendapat bahagia, orang yang memutar-mutar lidahnya akan jatuh ke dalam celaka."
23Siapa mendapat anak yang bebal, mendapat duka, dan ayah orang bodoh tidak akan bersukacita."
24Hati yang gembira adalah obat yang manjur, tetapi semangat yang patah mengeringkan tulang."
25Orang fasik menerima hadiah suapan dari pundi-pundi untuk membelokkan jalan hukum."

26Pandangan orang berpengertian tertuju pada hikmat, tetapi mata orang bebal melayang sampai ke ujung bumi."
27Anak yang bebal menyakiti hati ayahnya, dan memedihkan hati ibunya."
28Mengenakan denda orang benar adalah salah, memukul orang muliapun tidak patut."
You have read Proverbs 17
28 verses