Lumina
Job

Elihu Speaks

Job 32·Indonesian Bible

1jikalau aku memakan habis hasilnya dengan tidak membayar, dan menyusahkan pemilik-pemiliknya,"

2maka biarlah bukan gandum yang tumbuh, tetapi onak, dan bukan jelai, tetapi lalang." Sekianlah kata-kata Ayub."

3Maka ketiga orang itu menghentikan sanggahan mereka terhadap Ayub, karena ia menganggap dirinya benar."

4Lalu marahlah Elihu bin Barakheel, orang Bus, dari kaum Ram; ia marah terhadap Ayub, karena ia menganggap dirinya lebih benar dari pada Allah,"

5dan ia juga marah terhadap ketiga orang sahabat itu, karena mereka mempersalahkan Ayub, meskipun tidak dapat memberikan sanggahan."

Job 32 illustration - Job Chapter 32

6Elihu menangguhkan bicaranya dengan Ayub, karena mereka lebih tua dari pada dia."

7Tetapi setelah dilihatnya, bahwa mulut ketiga orang itu tidak lagi memberi sanggahan, maka marahlah ia."

8Lalu berbicaralah Elihu bin Barakheel, orang Bus itu: "Aku masih muda dan kamu sudah berumur tinggi; oleh sebab itu aku malu dan takut mengemukakan pendapatku kepadamu."

9Pikirku: Biarlah yang sudah lanjut usianya berbicara, dan yang sudah banyak jumlah tahunnya memaparkan hikmat."

10Tetapi roh yang di dalam manusia, dan nafas Yang Mahakuasa, itulah yang memberi kepadanya pengertian."

Job 32 illustration - Job Chapter 32

11Bukan orang yang lanjut umurnya yang mempunyai hikmat, bukan orang yang sudah tua yang mengerti keadilan."

12Oleh sebab itu aku berkata: Dengarkanlah aku, akupun akan mengemukakan pendapatku."

13Ketahuilah, aku telah menantikan kata-katamu, aku telah memperhatikan pemikiranmu, hingga kamu menemukan kata-kata yang tepat."

14Kepadamulah kupusatkan perhatianku, tetapi sesungguhnya, tiada seorangpun yang mengecam Ayub, tiada seorangpun di antara kamu menyanggah perkataannya."

15Jangan berkata sekarang: Kami sudah mendapatkan hikmat; hanya Allah yang dapat mengalahkan dia, bukan manusia."

Job 32 illustration - Job Chapter 32

16Perkataannya tidak tertuju kepadaku, dan aku tidak akan menjawabnya dengan perkataanmu."

17Mereka bingung, mereka tidak dapat memberi sanggahan lagi, mereka tidak dapat berbicara lagi."

18Haruskah aku menunggu, karena mereka putus bicara, karena mereka berdiri di sana dan tidak memberi sanggahan lagi?"

19Akupun hendak memberi sanggahan pada giliranku, akupun akan mengemukakan pendapatku."

20Karena aku tumpat dengan kata-kata, semangat yang ada dalam diriku mendesak aku."

Job 32 illustration - Job Chapter 32

21Sesungguhnya, batinku seperti anggur yang tidak mendapat jalan hawa, seperti kirbat baru yang akan meletup."

22Aku harus berbicara, supaya merasa lega, aku harus membuka mulutku dan memberi sanggahan."

Chapter Complete

You have read Job 32

22 verses